Ma’ruf Diganti


MENTERI Dalam Negeri Muhammad Ma’ruf tak lagi bisa dipertahankan dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB). Tim Dokter Kepresidenan mengabarkan, Ma’ruf hingga kini masih mengidap stroke. Penyakit itu sudah dideranya sejak awal tahun 2007. Sejak itu, pensiunan perwira tinggi militer dengan pangkat Letnan Jenderal TNI itu absen dalam melaksanakan tugasnya sebagai Mendagri.

Ma`ruf sempat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Singapura. Dia juga masih menjalani proses penyembuhan di Bandung.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kabarnya sudah menerima laporan dari Tim Dokter Kepresidenan. Dari laporan tersebut, Presiden memberikan sinyal, Ma’ruf pasti diganti.

Presiden juga dikabarkan sudah melakukan evaluasi namun belum diketahui kapan dan siapa penggantinya.

”Evaluasinya sudah kita lakukan,” ujar Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (1/8). Namun, Sudi mengaku tidak mengetahui kapan proses pergantiaan akan dilaksanakan.

”Kita belum bisa, karena kita juga belum tahu.”

Saat ditanya apakah Presiden sudah mengantongi sejumlah nama penggantinya, Sudi juga mengaku jika sampai sekarang dirinya belum mengetahui.

”Sampai sekarang belum. Saya kira seperti dilaporkan, kesehatan beliau tidak mungkin dilanjutkan.”

Menurut Sudi, kondisi kesehatan Ma’ruf tersebut sudah dilaporkan oleh tim dokter kepresidenan. Apa akan ada fit and proper test dalam waktu dekat ini? Sudi mengatakan, belum ada pembicaraan untuk menentukan hal itu. ”Hingga sekarang belum ada untuk itu.”

Sebelumnya , Wapres Jusuf Kalla mengatakan dirinya telah berulang kali berkomunikasi dengan Presiden Yudhoyono dan diharapkan nama Mendagri yang baru sudah bisa diumumkan pada bulan Agustus.

Jusuf Kalla menyatakan, pemerintah akan segera mengumumkan pejabat menteri dalam negeri (mendagri) yang baru, yang kini dijabat sementara oleh Menko Polhukam Widodo Adi Sutjipto.

Kalla menilai, bagaimana pun, jabatan Mendagri harus ada sesuai dengan ketentuan UUD 1945, yang menyatakan jika terjadi sesuatu maka yang bekerja adalah tiga menteri yakni menteri pertahanan, menteri dalam negeri dan menteri luar negeri.

Tentang apakah mendagri yang baru akan berlatar belakang militer atau tidak, Jusuf Kalla mengaku tidak tahu. Tetapi yang jelas, lanjut Wapres, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan segera mengumumkan Mendagri yang baru dalam waktu dekat.

Ma’ruf memang harus segera diganti. Pasalnya, tugas yang diemban Mendagri semakin mendesak untuk segera diselesaikan. Jika tak segera ditetapkan Mendagri definitif, maka agenda yang menyangkut pemerintahan dalam negeri, tidak akan lancar terlaksana.

Guru besar Institut Ilmu Pemerintahan ((IIP) Djohermansyah Djohan menilai, jika dalam rentang waktu tiga bulan belum ada perkembangan kesehatan yang signifikan, pihak Mendagri dan keluarga sebaiknya melapor ke Presiden.

“Jika ada kata tidak lagi memungkinkan, maka Presiden harus segera mengambil langkah untuk menyiapkan penggantinya. Sebaiknya jangan terlalu berlarut-larut karena dapat menggangu realisasi program Depdagri,” katanya.

Menurut Djohermansyah, jabatan Mendagri sangat strategis. Tugas dan tanggungjawabnya besar dalam pelaksanaan otonomi daerah. Saat ini, Depdagri bersama DPR harus fokus pada pembahasan UU N0 32/2004.

Jika terus molor, Djohermansyah khawatir dapat memacetkan jalannya pemerintahan di daerah. Mendagri juga bertanggung jawab menciptakan stabilitas politik dalam negeri.

Menurut Djohermansyah, Depdagri bersama DPR harus menyelesaikan UU Paket Politik, yaitu UU Partai Politik, UU Pemilihan Presiden, UU Pemilihan Legislatif di DPR dan DPRD.

“UU Politik itu harus selesai Desember 2007. Jadi, sudah sangat mendesak sekali. Jadi, kalau tidak segera ada Mendagri definitif, maka pembahasan UU Politik bisa terhambat. Wah bisa bagaiamanan pembahasan dari pemerintah. Belum lagi problem sehari yang menyangkut konflik politik elite di tingkat daerah.”

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mendesak pemerintah dan DPR segera menyelesaikan pembahasan UU Paket Politik.

KPU memberikan target hingga akhir tahun 2007 paket UU politik sudah harus rampung. Jika tidak, dikhawatirkan akan terjadi darurat pada Pemilu 2009 karena proses persiapannya terhambat.

Pemerintah telah memberikan waktu tiga bulan pasca penyembuhan bagi Ma`ruf untuk dapat kembali melaksanakan tugasnya sebagai Mendagri. Masa tiga bulan itu akan berakhir bulan ini.

“Jika setelah tiga bulan Ma`ruf belum juga dapat melaksanakan tugasnya kembali maka pemerintah akan menetapkan pejabat baru sebagai penggantinya,” kata Kalla.

Menjelang pergantian Mendagri Ma’ruf tersebut, mencuat sejumlah nama yang kemungkinan akan menggantikannya. Mereka adalah Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto, Mantan Sekjen Depdagri yang saat ini menjabat Sekjen DPD Siti Nurbaya, dan Ketua Komisi II DPR EE Mangindaan.

Sutiyoso kini masih menjadi Gubernur DKI Jakarta. Sutiyoso berlatar militer dengan pangkat Letnan Jenderal (purn). Pria kelahiran Semarang, 6 Desember 1944 itu pernah menjabat Mantan Pangdam Jaya. Dia adalah Alumni Akademi Militer Nasional Magelang (1968), Seskoad (1984), Seskogab (1990) dan Lemhanas (1994).

EE Mangindaan adalah Ketua Komisi II DPR bidang Pemerintahan Dalam Negeri yang menjadi mitra kerja Mendagri. Mangindaan juga punya pengalaman sebagai Gubernur Sulawesi Utara. Mangindaan punya latar belakang militer. Dia berasal dari Partai Demokrat.

Mardiyanto kini menjabat Gubernur Jawa Tengah periode 2003-2008. Sosok Mardiyanto sangat pantas untuk menduduki jabatan tersebut karena pernah menjabat sebagai Kasosspol ABRI. Selama menjadi Gubernur Jateng, Mardiyanto mampu menjaga suasana kondusif dengan pendekatan yang baik.

Sementara Siti Nurbaya saat ini menjabat Sekjen Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Dia merupakan pejabat karir di Depdagri. Doktor bidang Perencanaan Sumber Daya Alam IPB Bogor tahun 1998 itu pernah mendapat anugerah Tanda Kehormatan Pegawai Negeri Sipil Teladan dari Presiden SBY pada tahun 2005.

Dia juga pernah menjadi Sekjen Depdagri selama empat tahun, pejabat sementara Rektor STPDN setelah muncul aksi kekerasan di sekolah itu pada 2003 lalu.

Bila Siti Nurbaya diangkat, maka dirinya menjadi perempuan pertama yang menjadi Mendagri. Selama ini Mendagri dijabat laki-laki dan mayoritas adalah jenderal TNI.

M. Yamin Panca Setia

Photo: Menteri Dalam Negeri Mohammad Ma’ruf, di kantornya, Jakarta, 2 Maret 2007. [Tempo/ Ramdani]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s