Kemesraan RI-Irak di Pentas Piala Asia 2007


STADION Gelora Bung Karno menjadi saksi besarnya dukungan suporter Indonesia untuk Irak saat laga final Piala Asia berlangsung.

Pompaan semangat rakyat Indonesia membakar energi tim Irak untuk terus menggebrak pertahanan Arab Saudi. Hingga akhirnya, di menit 72, tandukan Younes Mahmoud dari kotak penalti berhasil menenggelamkan ambisi Singa Gurun.

Kemenangan tim Irak rupanya tak hanya disambut suka cita oleh rakyatnya. Sebagian besar pecinta bola di Indonesia juga bangga atas kemenangannya. Besarnya dukungan rakyat Indonesia terhadap tim Irak di Stadion Utama Bung Karno Jakarta membuktikan jika kedekatan Irak-Indonesia begitu kuat.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga mengaku bangga kepada tim Irak. Ucapan selamat atas kemenangan disampaikan langsung oleh Presiden ke tim Irak. Bahkan, ucapan selamat juga disampaikan Presiden lewat surat ke Perdana Menteri Irak Nouri Al Maliki.

“Presiden mengucapkan selamat dan menyatakan bahwa parformance tim Irak sangat inspiring bagi tim Indonesia. Tim irak benar-benar menunjukkan skill yang luar biasa,” ujar Juru Bicara Presiden Dino Patti Djalal tadi malam.

Menurut Dino, dukungan yang besar dari suporter Indonesia membuktikan bahwa Irak adalah teman Indonesia. “Irak banyak teman di Indonesia.”

Dalam surat yang dikirim ke Nouri Al Maliki tanggal 30 Juli 2007, Presiden SBY mengucapkan selamat kepada Nourii dan seluruh rakyat Irak atas kemenangan Tim Nasional Sepakbola pada Final Piala Asia.

Timnas Irak berlaga di lapangan dengan penampilan yang sangat menginspirasikan banyak orang, benar-benar membuktikan semboyan timnas Irak yang berjuluk Singa dari Mesopotamia. Mereka bertanding tidak hanya dengan kemampuan dan stamina yang begitu prima, namun juga dengan semangat dan jiwa besar.

“Saya menyaksikan sendiri pertandingan bersejarah itu di Stadion Bung Karno dan Saya sangat senang dapat memperoleh kesempatan terhormat untuk memberikan piala kepada kapten tim yang begitu berbakat. Saat timnas Irak turun ke lapangan,” tulis Presiden.

Presiden juga mengabarkan kepada Maliki jika penonton yang berada di stadiun bersorak sorai dengan suara gemuruh memberikan dukungan kepada mereka, dan saya hanya dapat membayangkan kebanggaan dan kebahagian jutaan rakyat Irak di negara anda dan seluruh dunia saat mereka menyaksikan tim kebanggaan mereka di televisi.

Kepada Al Maliki, Presiden mengabarkan dukungan ribuan suporter Indonesia kepada Irak. “Mereka berteriak dan bernyanyi “Irak!Irak! sepanjang pertandingan. Ini menunjukkan bahwa Irak memiliki banyak saudara di Indonesia.”

Dalam surat itu, Presiden menulis, Indonesia telah dan akan selalu menjalin persahabatan dengan Irak dan tidak ada yang dapat menggoyahkan persahabatan ini.

Falih Abdulkadir al-Hayali dari Kedutaan Besar Irak di Jakarta dalam surat balasanya mengatakan, terima terima kasih terdalam atas dukungan Presiden kepada Tim Nasional Sepakbola Irak.

Bila dukungan itu membuktikan sesuatu, dukungan itu membuktikan perasan mendalam dan cinta sejati yang ada di dalam hati mulia Anda kepara Irak dan juga rakyatnya. Tentu saja, itu tidak bermakna bahwa kami tidak menyimpan apresiasi yang sama kepada para penggemar Inonesia dan juga sorak sorai yang mereka berikan kepada timnas Irak.

Tetapi terutama sekali, kami berterimakasih atas dukungan yang tidak dapat dilupakan dan perhatian serta ketajaman anda dengan mengikuti seluruh pertandingan, itu semua menandakan apresiasi yang besar dan tinggi

”Bapak Presiden, Anda ada di hati kami juga di hati seluruh rakyat Irak selamanya,” tulis

Hayali. Irak memang telah mengukir sejarah dalam laga final ajang Piala Asia 2007 yang berlangsung di Gelora Bung Karno, Sabtu malam lalu.

Irak menaklukan Arab Saudi dengan skor 1-0 dalam pertandingan yang cukup seru.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla menyaksikan langsung pertandingan tersebut. Turut juga hadir Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Joseph Blatter serta Presiden Konfederasi Sepak bola Asia (AFC) Mohammed Bin Hammam.

Singa dari Mesopotamia, julukan tim Irak tentu dapat berbangga karena baru pertama kali meraih juara. Wajar juga jika kemudian rakyat Irak bersuka cita atas kemenangan tim kesayangannya.

Di Kota Bagdad, puluhan ribu rakyat Irak menyemut di sepanjang jalan. Mereka tidak memperdulikan seruan pemerintah yang telah mengumumkan adanya ancaman bom.

Mereka bersama-sama bergembira, meski beberapa hari sebelumnya bom bunuh meledak di antara kerumunan warga Irak yang tengah bersukacita atas kemenangan Irak melawan Korea Selatan dalam ajang adu finalti. 50 orang tewas dalam ledakan tersebut.

Photo: Presiden SBY menyerahkan Piala Asia kepada kapten tim Irak, Younis Mahmoud, di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (29/7) malam (anung/presidensby.info)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s