DPR-Presiden Bahas Interpelasi Nuklir Iran 2-3 Juli 2007


PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono selalu ingin berkomunikasi dengan anggota DPR untuk membicarakan kelanjutan rencana pelaksanaan hak interpelasi DPR terkait dukungan pemerintah terhadap Resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB No.1747 mengenai pengembangan nuklir Iran.

”Presiden selalu berkomunikasi dengan teman-teman dewan, dan selalu ingin berkomunikasi. Jadi, kalau soal komunikasi tidak ada masalah, baik dengan pimpinan dewan maupun anggota DPR,” kata Juru Bicara Kepresidenan Andi Malarangeng menjawab pertanyaan wartawan soal kelanjutan pelaksanaan hak interpelasi yang masih dibahas dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin.

Mengenai hal yang bersifat teknis (tempat pertemuan), Andi menyarankan wartawan untuk menanyakan langsung ke Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa.

”Tanyakan ke Mensesneg. Yang pasti Presiden selalu berkomunikasi, baik dengan pimpinan ataupun anggota dewan. Tidak ada masalah. Untuk yang teknis-teknis mengenai hubungan antarlembaga itu bagian Mensesneg,” ujarnya.

Kemarin, Rapat Bamus DPR kembali berlangsung untuk membahas kelanjutan hak interpelasi soal dukungan pemerintah terhadap Resolusi DK PBB mengenai pengembangan nuklir Iran.

Bamus DPR memutuskan untuk menggelar rapat konsultasi antara pimpinan DPR dan pimpinan fraksi-fraksi dengan Presiden SBY. Rapat terkait interpelasi soal nuklir Iran ini diperkirakan antara 2-3 Juli 2007.

Ketua DPR Agung Laksono mengatakan, dirinya sudah ditelepon untuk mengkonsultasikan waktunya. “Tadi saya ditelepon SBY pukul 12.30 WIB. Saya usulkan rapat konsultasi. Akhirnya disetujui Bamus. Waktunya antara 2-3 Juli mendatang,” ujar Agung Laksono usai rapat Bamus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin.

Usai rapat konsultasi yang akan digelar di Gedung DPR itu, DPR akan segera menggelar rapat Bamus lagi. Tujuannya membahas hasil pertemuan konsultasi dan menjadwalkan rapat paripurna interpelasi soal penanganan lumpur Lapindo.

“Setelah rapat konsultasi, akan diagendakan secepat mungkin ke Bamus jadwal interpelasi Lapindo untuk dibawa ke paripurna,” kata Agung. Rencananya, interpelasi lumpur Lapindo akan diparipurnakan oleh sejumlah anggota DPR pada 10 Juli 2007 nanti.

Rapat Bamus tersebut adalah kelanjutan rapat Bamus 14 Juni 2007 lalu, menyusul deadlock di Rapat Paripurna DPR pada 5 Juni 2007 akibat polemik tajam di antara anggota DPR soal Tata Tertib DPR, khususnya terkait kehadiran Presiden dalam menjawab hak interpelasi. Sementara Presiden sudah menugaskan beberapa menteri untuk menyampaikan jawaban pemerintah terkait hak interpelasi nuklir Iran. Namun sebagian anggota DPR menolak kehadiran menteri dan meminta Presiden yang langsung menyampaikan jawaban pemerintah.

M. Yamin Panca Setia


Photo: Anung/presidensby.info

Presiden SBY dan Wapres JK saat menerima pimpinan DPR-RI di Kantor Kepresidenan, Senin 18/6) malam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s