Hak Interpelasi Nuklir Iran

Presiden Bersedia Berkomunikasi dengan DPR

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bersedia berdialog dengan pimpinan DPR untuk membahas agenda jawaban Presiden terhadap hak interpelasi DPR soal dukungan Indonesia atas resolusi Dewan Keamanan PBB terhadap persenjataan nuklir Iran.

Tanggapan Presiden itu disampaikan dengan surat pimpinan DPR kepada Presiden SBY mengenai hasil Badan Musyawarah (Bamus ) DPR yang mengamanatkan kepada pimpinan DPR untuk berkomunikasi dengan Presiden.

Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa mengatakan, Presiden siap berkomunikasi dengan DPR. “Sudah diterima (surat Bamus DPR, Red) intinya adalah menyampaikan kepada Presiden hasil rapat Bamus DPR tanggal 7 juni lalu untuk mengamanatkan pada pimpinan DPR untuk berkomunikasi dengan presiden,” ujar Hatta sebelum rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (14/6).

Menurut dia, surat Bamus tersebut, telah disampaikan ke Presiden dan akan diagendakan dalam waktu dekat. Hatta menambahkan, pihaknya masih mencari waktu yang pas untuk menjawab surat DPR itu. Apalagi Ketua DPR Agung Laksono saat ini masih menunaikan ibadah umroh.

Menyoal tempat konsultasi Presiden dan DPR, Mensesneg mengatakan masih dipertimbangkan apakah di Istana atau DPR. Dalam pertemuan nanti, menurut Hatta akan diagendakan tentang pembahasan jadwal pelaksaan pemberian hak jawab Presiden terhadap interpelasi yang dikeluarkan DPR.

Hatta mengatakan kepastian pertemuan dengan pimpinan DPR diperkirakan akan dilakukan pada pekan depan. “Kita harus menyesuaikan tanggal yang Presiden bisa dan tanggal yang pimpinan DPR bisa, itu akan kita sesuaikan dan waktunya mungkin minggu depan sudah selesai,” katanya. Mengenai balasan terhadap surat pimpinan DPR, Hatta mengatakan akan mengirimkan surat balasan dalam satu atau dua hari mendatang, karena surat baru diterima Rabu lalu.

Rapat Bamus DPR 7 Juni lalu memutuskan perlunya pimpinan DPR melakukan konsultasi dengan Presiden terkait hak interpelasi tersebut. Wakil Ketua DPR Zaenal Maarif mengatakan, dalam konsultasi dengan Presiden, pimpinan DPR akan menjelaskan perkembangan di DPR. Pimpinan DPR juga akan meyakinkan Presiden bahwa di DPR tidak akan ada apa-apa dan Presiden perlu hadir langsung. Kemungkinan pertemuan dengan Presiden dilaksanakan hari Senin atau Selasa pekan depan.

Namun, Rapat Bamus DPR belum menetapkan jadwal pertemuan dengan Presiden.

M. Yamin Panca Setia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s