Pergantian Mendagri
Presiden Tunggu Laporan Dokter



PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono masih menunggu hasil pemeriksaan komprehensif tim dokter kepresidenan menyangkut kondisi kesehatan terakhir Menteri Dalam Negeri M. Ma`ruf. Laporan pemeriksaan tim kesehatan dokter kepresidenan itu diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi Presiden untuk menentukan posisi Ma’ruf sebagai Mendagri.

“Presiden memang sudah meminta tim dokter kepresidenan untuk memberikan laporan komprehensif tentang kondisi kesehatan beliau (M Ma’ruf). Mungkin, sedang mencari jadwal. Dalam waktu yang dekat ini, tim kesehatan akan memberikan briefing kepada Presiden,” ujar Juru Bicara Kepresidenan Andi Malarangeng di Istana Jakarta, Kamis (14/6).

Terkait dengan keinginan Komisi II DPR yang mengharap agar Presiden segera menentukan Mendagri definitif, Andi mengatakan, harus menunggu dulu laporan tim dokter kepresidenan.

“Mudah-mudahan hari ini bisa, kalau bisa ya hari ini, kalau tidak, ya menunggu besok. Kita tunggu laporan tim dokter kepresidenan. Tinggal mencari jadwal yang luang dari Presiden sehingga tim dokter kepresidenan dapat memberikan laporan lengkap kepada Presiden. Nanti kita lihat hasilnya,” kata Andi.

Dia menambahkan, sejak Mendagri sakit tiga bulan yang lalu, tim dokter kepresidenan sudah menangani Mendagri. “Beliau juga ke Singapura (berobat, Red) dan sekarang sudah baik. Namun, yang paling tahu kondisi adalah tim dokter kepresidenan.”

Guru besar Institut Ilmu Pemerintahan ((IIP) Djohermansyah Djohan mengatakan, penetapan Mendagri definitif sangat penting. Menurut dia, Presiden juga sudah menyampaikan ke publik jika setelah dievaluasi kesehatan Mendagri secara lengkap, maka Presiden akan segera mengumumkan akan mempertahankan Mar’uf atau tidak sebagai Mendagri dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB).

Menurut Djohermansyah, jika dalam rentang waktu tiga bulan belum ada perkembangan kesehatan yang signifikan, pihak Mendagri dan keluarga sebaiknya melapor ke Presiden. “Jika ada kata tidak lagi memungkinkan, maka Presiden harus segera mengambil langkah untuk menyiapkan penggantinya. Sebaiknya jangan terlalu berlarut-larut karena dapat menggangu realisasi program Depdagri,” katanya, kemarin.

Djohermansyah menilai, jabatan Mendagri sangat strategis. Tugas dan tanggungjawabnya pun besar. Mendagri bertanggungjawab dalam pelaksanaan otonomi daerah. Saat ini, Depdagri bersama DPR harus fokus pada pembahasan UU N0 32/2004. Jika terus molor, Djohermansyah khawatir dapat memacetkan jalan pemerintahan di daerah..

Mendagri juga bertanggung jawab menciptakan stabilitas politik dalam negeri. Menurut Djohermansyah, Depdagri bersama DPR harus menyelesaikan UU Paket Politik, yaitu UU Partai Politik, UU Pemilihan Presiden, UU Pemilihan Legislatif di DPR dan DPRD.

“UU Politik itu harus selesai Desember 2007g. Jadi, sudah sangat mendesak sekali. Jadi, kalau tidak segera ada Mendagri definitif, maka pembahasan UU Politik bisa terhambat. Wah bisa bagaiamanan pembahasan dari pemerintah. Belum lagi problem sehari yang menyangkut konflik politik elite di tingkat daerah.”

M. Yamin Panca Setia

Photo: Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Mohammad Ma’ruf, di kantornya, Jakarta, 2 Maret 2007. (TEMPO/ Ramdani)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s