Pemerintah Angkat 52 Ribu Sekdes Sebagai PNS


RANCANGAN Peraturan Pemerintah (RPP) mengenai pengangkatan Sekretaris Desa (Sekdes) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) telah disetujui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam RPP tersebut, pemerintah telah menetapkan persyaratan dan tata cara pengangkatannya. Sebanyak 52.297 dari 63.527 Sekdes akan segera diangkat menjadi PNS golongan II A.

Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (MenPAN) Taufiq Effendi mengatakan, Sekdes yang dapat diangkat tersebut usia minimal 19 tahun dan maksimal 51 tahun dengan pangkat golongan IIA-meski jenjang pendidikannya berbeda.

Menpan menyadari jika ketetapan penyamarataan golongan II A kepada Sekdes memiliki konsekwensi positif dan negatif. Namun, penyamarataan pangkat itu diputuskan pemerintah karena Sekdes di seluruh Indonesia punya latar belakang pendidikan yang berbeda.

Sementara bagi Sekdes yang sudah berusia lebih dari 51 tahun sehingga tidak dapat diangkat menjadi PNS, pemerintah berjanji akan memberikan uang pesangon sesuai dengan pengabdiannya. Pesangon dihitung per tahun yaitu Rp1 juta. Jika 10 tahun mengabdi, maka Sekdes yang tidak memenuhi syarat itu mendapatkan pesangon sebesar Rp10 juta.

Sumardi, Koordinator Paguyuban Sekdes Jawa dan Madura mengaku gembira atas rencana pemerintah yang akan mengangkat Sekdes menjadi PNS. Dia senang karena selama dua tahun berjuang agar para sekdes bisa berstatus PNS dapat terwujud.

“Kami menyambut gembira rencana pemerintah itu, dengan dasar hukum yakni peraturan pemerintah maka secara bertahap mulai tahun ini sekdes akan diangkat menjadi PNS,” kata Sumardi kemarin. Belum lama ini pihaknya menemui Taufik Effendi di Jakarta untuk menanyakan rencana tersebut.

Guru besar Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) Djohermansyah Djohan mengatakan, kebijakan tersebut menjadi bukti toleransi yang baik dari pemerintah kepada para Sekdes yang memiliki status kepegawaian yang tidak jelas.

Djohermansyah mengharap agar Sekdes yang jadi PNS dapat memperbaiki kinerja pemerintahan di desa. Dia menilai, buruknya kinerja pemerintahan di desa salah satunya karena ketidakjelasan status kepegawaian Sekdes.

“Kalau sudah menjadi PNS dengan penghasilan meningkat dan mendapatkan tunjangan lainnya, maka dapat mengurus administrasi pemerintahan desa dengan lebih baik,” katanya kemarin.

Sayuti Asyahtri, Wakil Ketua Komisi II DPR bidang Pemerintahan Dalam Negeri mengatakan juga sepakat dengan rencana tersebut. Sekdes yang diangkat menjadi PNS akan membantu tugas pemerintahan di level desa dan menjadi penghubung antara struktur kekuasaan pemerintah di desa, dengan birokrasi pemerintah di tingkat kecamatan. Namun, Sayuti mengaku, DPR belum pernah membicarakan secara khusus dengan pemerintah.

Menurut dia, pengangkatan Sekdes jadi PNS tak cukup hanya diatur dalam peraturan pemerintah (PP). “Idealnya, DPR berpikir supaya menjadi bagian dari suatu sistem pemerintahan desa yang diatur dalam UU Pemerintahan Desa,” kata Sayuti kemarin (8/6).

UU tersebut, lanjut Sayuti, hingga sekarang belum ada. Menurut dia, DPR akan mengkaji secara mendalam PP tersebut dengan Menpan. “Kita akan lihat PP-nya seperti apa. DPR akan menggelar agenda dengan Kementerian PAN,” ujarnya.

Menurut Sayuti, ke depan perlu ada kebijakan khusus soal pengangkatan karena berpengaruh terhadap anggaran negara. Hingga saat ini, belum ada angka pasti karena dalam APBN sekarang belum dialokasikan soal gaji Sekdes tersebut.

“Pelaksanaan akan berhasil jika sudah ada anggarannya dan data mereka sudah ada, Tapi, mestinya diatur dalam satu kesatuan sistem pemerintahan desa yang sudah ada. Harus dalam bentuk UU karena model pemerintahan desa belum diatur dalam UU. Sekarang ini rawan terhadap pengaturan berdasarkan kepentingan politik tertentu.”

M. Yamin Panca Setia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s